Toko Buku Online Terpercaya || Nikmati Kemudahan Belanja Buku di Toko Buku Hanan || Diskon Hingga 30% || Buku-buku Best Seller
Selamat Datang di TOKO BUKU ONLINE HANAN. Sebuah toko buku online dan offline yang menyediakan buku-buku / novel best seller, buku-buku dakwah yang berkualitas dengan harga spesial. Silahkan lihat seluruh koleksi buku kami di GALERI BUKU.

Mengutamakan Kemudahan dan Kekeluargaan. Silahkan kenali kami, karena kepercayaan anda adalah prestasi kami.

Order, pilih satu cara berikut ini
LINE : @bukuhanan (pakai tanda '@')
PIN BB : 5C6E4015 atau 5FD77E77
WA only : 081 556 467 598.


100% original books dan jaminan uang kembali,jika paket buku yang kami kirim tidak sampai ke alamat tujuan ataupun rusak/cacat.
Silahkan dibaca : Syarat dan Ketentuan.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan (seperti pembajakan akun facebook dan twitter), pastikan bahwa rekening yang kami gunakan saat ini untuk pembayaran buku, hanya BNI dan
Mandiri atas nama : Fifin Nugroho. Selain rekening tersebut, mohon konfirmasi sms/WA dahulu ke nomor kontak : 081-556-467-598
News Flash
DENGAN FOLLOW LINE : @bukuhanan || PEMESANAN LEBIH MUDAH DENGAN RESPON LEBIH CEPAT

Resensi Novel Kemi 2 : Adian Husaini

Novel Kemi karya ust Adian Husaini adalah sebuah novel yang tidak biasa. Setidaknya itu yang saya tangkap dari hasil membaca buku tersebut mulai dari seri 1, sampai sekarang yang seri 2. Ust Adian Husaini mengangkat sebuah tema yang tidak biasa dan tak pernah diangkat barang sekalipun menjadi sebuah tema utama di novel Indonesia. Makanya tidak heran, jika di cover depan buku ini tertulis 'Bukan Novel Biasa'.

Cerita terakhir pada Kemi 1 yaitu saat Kemi akhirnya bisa diselamatkan oleh Rahmat dari penculikan Roman (seorang 'preman kecil' dari arena penyebaran liberalisme). Cinta Rahmat dan Siti pun tidak berujung di pelaminan karena alasan demi kebaikan Islam, kemajuan pendidikan dan dakwah ke depan. Mereka memutuskan untuk membangun pesantren mereka masing-masing demi membendung pengaruh bahaya liberalisasi.

Pada Kemi 2 ini, cerita berlanjut dengan upaya menyelusuri dan membongkar lebih jauh aktor-aktor liberalisme kelas kakap yang dengan leluasanya mengatur berbagai aspek kehidupan di Indonesia. Pada Kemi 2 ini akan muncul aktor penting bernama Doktor Rajil, seorang pengamat politik terkenal, dan Habib Marzuki, pegiat Islam yang dicap garis keras.

resensi novel Kemi 2 Adian Husaini


Cerita pada Kemi 2 ini semakin pelik ketika Kemi yang masih belum pulih dari sakitnya akibat penganiayaan jaringan Roman, malah diculik dari rumah sakit. Penculikan Kemi yang merupakan santri cerdas dan alumnus pesantren menjadi sebuah spekulasi sendiri bagi orang-orang di dekat Kemi. Mereka menganalisis bahwa Kemi akan dijadikan icon liberalisasi di Indonesia yang sangat potensial. Karena itulah akhirnya kenapa Kemi di culik.

Penculikan Kemi ini membuat orang-orang menjadi tergerak untuk semakin gesit membongkar siapa dalang dan motiv atas upaya kejahatan tersebut. Muncullah beberapa figur baru seperti Habib Marzuki, dan juga Dokter Nasrul. Bersama dengan Wartawan Ahmad Petuah, wartawan Bejo, Rahmat dan Kyai Rois mencoba menyusun siasat untuk menyelamatkan Kemi. Di lain pihak, Siti yang tadinya seorang pegiat liberal, menjadi pahlawan setelah berhasil berdebat dengan seorang pegiat gender terkenal di tanah air.

Tidak seperti Kemi 1 dimana Rahmat sangat memiliki peran, di Kemi 2 ini Rahmat bisa saya anggap sebagai figuran. Yang banyak memiliki peran pada Kemi 2 adalah Habib Marzuki, Ahmad Petuah, Bejo dan Dokter Nasrul. Cerita juga terlihat semakin seru. Sepertinya masih akan ada Kemi 3 yang layak untuk kita tunggu.

Untuk membeli buku ini, silahkan kunjungi : Novel Kemi 2.

------
Resensi ini ditulis oleh Fifin [inspirasicoffee.com]

Baca Juga Artikel Yang Lain :

0 comments:

Post a Comment

Motivasi Membaca

"Aku telah menjalani masa 40 tahun tidak pernah tidur siang, tidak banyak tidur pada malam hari, dan tidak pula bersandar, melainkan selalu bersama dengan buku yang kuletakkan di atas dadaku".

-Al Hasan Al lu'lui- , dalam kitab Laa Tahzan karya Dr Aidh ibn Abdullah Al Qarni

Kolom Nasehat

Dari Abu Hurairah RA dari Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya rahim itu berasal dari Arrahman lalu Allah berfirman, “Siapa menyambungmu Aku menyambungnya dan barangsiapa memutusmu aku memutusnya.” (HR. Bukhari)
Hubungi Kami :

LINE : @bukuhanan (search pakai tanda '@') atau klik http://line.me/ti/p/%40bukuhanan

Page Facebook : Sahabat Buku Hanan

Twitter : @bukuhanan

Mail to : bukuhanan@gmail.com

IG : @bukuhanan

WA only : 081 556 467 598

Motto kami : "Pupuk iman adalah ilmu, sedangkan gudang ilmu adalah buku"

Belanja buku mudah dan murah di toko online kami ^_^.

Kontributor

My Photo
Buku Hanan
Jika pupuk iman adalah ilmu, maka gudang ilmu adalah buku.
View my complete profile
 
© 2009 Toko Buku Hanan | Powered by Blogger | Built on the Blogger Template Valid X/HTML (Just Home Page) | Design: Choen | PageNav: Abu Farhan